Sungguh, beserta kesulitan ada kemudahan

"Sungguh, beserta kesulitan ada kemudahan," (al Syarh - 6) Ayat Al Qur'an yang satu ini selalu saya ingat, kapanpun saya merasa dalam kondisi yang sulit. Saya sangat mempercayainya. Apa yang dapat membuat saya meragukannya. Pastinya ayat itu adalah ayat Al Qur'an, janji Allah - Tuhan yang maha besar, maha kuasa atas segala sesuatunya.Bukankah janji Allah … Continue reading Sungguh, beserta kesulitan ada kemudahan

Abu Bakar Ash Shiddiq – Abdullah Ibn Abi Quhafah

Siapakah Abu Bakar Ash Shiddiq Abu Bakar dilahirkan di Mekkah dari keturunan Bani Tamim ( Attamimi ), suku bangsa Quraish. Nama lengkapnya adalah 'Abd Allah ibn 'Uthman ibn Amir ibn Amru ibn Ka'ab ibn Sa'ad ibn Taim ibn Murrah ibn Ka'ab ibn Lu'ai ibn Ghalib ibn Fihr al-Quraishi at-Tamimi' dan ibunya adalah Ummu al-Khair binti Shakhr bin … Continue reading Abu Bakar Ash Shiddiq – Abdullah Ibn Abi Quhafah

katanya di pagi ini

Katanya takut akan menutupi indahnya cinta, Bagiku takut memberiku batasan agar tidak terlalu. Katanya cinta akan membuka semua pintu yang tertutup, Lalu bagaimana bila ia memang sengaja menutup. Katanya cinta akan selalu mengiringi nafas, Ya, tapi apakah cintanya yang dimaksud? Katanya hati tanpa cinta tak lebih seperti batu karang yang hancur oleh serangan ombak, Jadi, hati … Continue reading katanya di pagi ini

Percakapan batin di malam hari

I do really missed you I dont know about 'how if' and 'how if not'. The only thing that I know that it feel like a magic to me. I hope that the magic lasting forever...the magic between you and me. Even, it wont be that easy knowing the unconditional situation that might be appears. … Continue reading Percakapan batin di malam hari

Terima kasih

Ini tidak pernah terjadi, lebih kepada ini mungkin bukanlah kenyataan. Satu ke satu, satu ke yang lain, yang lain kembali ke satu. Rasa ini seperti duka yang menggembirakan, atau pula sakit yang kuinginkan, hingga apapun rasa yang ada dan akan ada, tetap akan membuatku bertahan, tidak mau pergi. Kata - kata yang menenangkan, di tengah … Continue reading Terima kasih

Tidak akan pernah kau jumpai aku, terdiam!

Aku tidak mau, dan tidak akan pernah menyerah lalu lalangnya guratan emosi tak bersahabat Tak mungkin menyurutkanku Kacaunya batin menabrak segala jasmani, hanya menjadi, ya! tamparan - hancurkan, semuanya koma! Buana ini, ruh ini, tiap tingkatnya adalah prosesku Tidak akan pernah kau jumpai aku, terdiam! Souraiya Farina Alhaddar, Cimanggis, 31 Mei 2003

Samakah Angin Disini dan Angin Disana – Hingga Kami Dapat Mengirim Hangat

Kami ingin mengirim hangat peluk kami kepadamu bisakah kau wakilkan angin Peluk erat ia dengan hangatmu - Seperti hangat yang selalu ia berikan pada kami Embun pagi, dapatkah kau teteskan kasih murnimu padanya. Sampaikan padanya, kami yang memintamu Walau tak sama dengan kasih yang ia selimutkan di jiwa kami Dan awan, pergilah kesana Lindungi ia … Continue reading Samakah Angin Disini dan Angin Disana – Hingga Kami Dapat Mengirim Hangat

In searching of the right man

Tulisan ini hadir setelah saya membaca ‘note’ salah satu sahabat saya yang sungguh memberi inspirasi.  Ia menulis tentang seorang manusia biasa yang menulis surat lamaran yang luar biasa. Tapi, bukan surat lamarannya yang sebenarnya menggugah saya. Penekanan bahwa menyerahkan scenario hidup kita kepada Allah akan menjadikan hidup kita indah, yang membuat saya tergugah. Anggaplah si … Continue reading In searching of the right man

Manakah yang lebih penting, menjadi wanita sexy atau wanita yang benar di mata Allah

Suatu ketika Sayyidah Fatimah Azzahra putri tercinta Rasulullah SAW, berada di depan rumah beliau, tiba-tiba ada jenazah yang hendak di bawa kekuburan lewat di depan sayyidah Fatimah Azzahra. Saat itu Sayyidah Fatimah bersama Sayyidah Asma binti khumaisy yang biasa menemani dan menghibur Sayyidah Fatimah setelah kepergian Rasulullah SAW. Tiba-tiba Sayyidah Fatimah menangis tersedu-sedu hingga membuat … Continue reading Manakah yang lebih penting, menjadi wanita sexy atau wanita yang benar di mata Allah

1/4 Abad

hari ini... penuh dengan perenungan, dengan penyesalan, dengan semangat, dan harapan. entah dengan do'a, karena malu padaNya. berulang kali taubat dipanjatkan, dan kembali dilakukan, berulang kali meminta - memohon maaf, dan kembali dosa ditorehkan. entah, detik - detik ke depan kan kah diisi dengan ampunan dan hidayahNya atau teguranNya. Pantas memang menerimanya, meski tetap berharap … Continue reading 1/4 Abad