Selalu ada harap

Bila dihitung diantara ikatan dan keeratan Berapa banyak terdapat celah walau titik - titik terkecil Yah, ku rasa semua menyadari Tapi tak menginsafi Bahwa, tak ada yang pekat, utuh murni. Akupun harus banyak mengerti. Tapi, belumlah Ku masih merasa menjadi tanpa apa Yang entah berjuang tuk apa Yang entah bertahan tuk apa. Antara lepas, bebas, … Continue reading Selalu ada harap

Upaya

Tunjukkan bahwa butuh sejuta pisau untuk menyurutkan tekad, Mimpi dan harapan ciptakan usaha, Usaha dengan kesempatan membuka keberhasilan, Dan kau butuh jiwa untuk membuatnya menyala dan tetap menyala. Souraiya Farina Alhaddar 2002 Posted with WordPress for BlackBerry.

Masih belum bisa

Ku ingin melupakan sayap indah dan retak namun jiwaku tertahan kuat di setiap celah retakannya. Lariku terbang tapi tanyaku diam terus mencari jawab tanpa? penatmu tak ubahku tapi takutmu merangkulku ku sadar resah ku coba tuk kata lupa namun tak geming ku paham. Souraiya Farina Alhaddar. 16.04.2002

Mari tidur

cukup untuk malam ini, meski mungkin malam esok tidaklah sama dengan malam ini, karena tidaklah waktu dapat terulang, tapi cukuplah untuk malam ini, celah - celah otakku mulai terpadati, dan bila ia penuh sesak maka tak dapatlah aku menarik nikmat, Ku sisakan bulir - bulir untuk memadati otakku esok hari.. malam ini, cukup sekian.. Souraiya … Continue reading Mari tidur

Tidak menangis

ketika airmata bersembunyi dibalik hati, ia merintih meminta - memaksa keluar, namun ego, dan rasa syukur menahannya, untuk apa tangis terhadap sesuatu yang sama sekali tidak pasti, untuk apa takut terhadap apa yang belum menjadi milik, malulah untuk mengatakan bahwa ini adalah luka, apalagi memastikan bahwa ini adalah luka yang pedih. Angkuh, bukan ini bagian … Continue reading Tidak menangis

Ia

Kucari dalam waktu, Ia tak bergeming, ku cari dalam bayang, susahku merangkai wujudnya, kucari dalam jarak, ahhh, ia tak berjarak, tidak perlu kucari ia dalam hati, karena ia bersemayam tetap disana

Belum selesai

Sekali lagi mahluk kecil itu merintih, Merasa pilu yang mungkin tidak seharusnya, Tapi siapa yang bisa menghentikan rasa yang seketika, Kecuali petaka datang menyergap percaya, Yang mampu merubah putih menjadi hitam. Ia merasa begitu tidak berdaya menghilangkan rasa yang mencengram hatinya, Atau memang tidak untuk dihilangkan, Suara kecil di sudut hati meminta untuk sebuah keikhlasan, … Continue reading Belum selesai

Bintang Sendiri

Bintang sendiri...ada sejuta bintang memang... yang kodratnya untuk saling bersama mendamaikan dunia, mengindahkan langit, menjadi pemandu bagi manusia di laut, bahkan bersama - sama menjadi tumpuan harapan para pencari dan pengharap cinta. Namun, ia bintang yang sendiri. ia memang sendiri. Mungkin karena ia tidaklah sebersinar bintang lain. Ia membagi pancarannya untuk kawan, hingga redup sinarnya. … Continue reading Bintang Sendiri

Tidak sendiri

Tak ada kesendirian... Saat kita sendiripun tetap tak ada kesendirian Walau bagaimanapun tak ada kesendirian ! Nurani tetap berbicara Hati tetap berbisik Tidak pernah sendiri Souraiya Farina Alhaddar, agustus 1996

katanya di pagi ini

Katanya takut akan menutupi indahnya cinta, Bagiku takut memberiku batasan agar tidak terlalu. Katanya cinta akan membuka semua pintu yang tertutup, Lalu bagaimana bila ia memang sengaja menutup. Katanya cinta akan selalu mengiringi nafas, Ya, tapi apakah cintanya yang dimaksud? Katanya hati tanpa cinta tak lebih seperti batu karang yang hancur oleh serangan ombak, Jadi, hati … Continue reading katanya di pagi ini